Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 April 2011

Tips Agar UN-mu Lancar


JAKARTA - Dua hari lagi, kamu yang duduk di bangku kelas XII akan mengikuti ujian nasional (UN). Setelah sekian lama mempersiapkan diri, apa lagi yang dapat kamu lakukan agar ujianmu lancar? Simak contekannya! 

- Menjelang hari pertama UN, tidurlah lebih cepat dari biasanya agar kondisi tubuhmu bugar dan tidak mengantuk ketika mengerjakan soal-soal ujian. 

- Cek dan siapkan lagi semua peralatan tulis menulis yang akan kamu gunakan ketika ujian. Selain kartu ujian, pastikan kamu telah memiliki pinsil 2B, penghapus pinsil, rautan pinsil, balpoin, mistar, dan alas tulis. Siapkan juga jam tangan untuk menghitung waktu ujian di kelas. 

- Pada hari ujian, sebaiknya kamu bangun pagi-pagi agar tidak terlambat ujian. Usahakan tiba di sekolah setidaknya 30 menit sebelum ujian dimulai. Sempatkan sarapan dan jangan lupa meminta restu kedua orangtuamu sebelum berangkat sekolah. 

- Ketika sudah menerima soal, teliti berkas soalmu. Pastikan tidak ada soal yang kurang, atau berkas soalmu rusak. 

- Jangan sampai salah menuliskan data diri dan kode soalmu di lembar jawaban. Cek lagi, ya! 

- Tenangkan diri, dan bacalah doa sebelum mengerjakan soal-soal ujian. Mengerjakan soal dengan tenang akan membuatmu lancar menjawab soal. Jika kamu tegang, biasanya konsentrasimu justru akan buyar. 

- Jaga lembar jawaban UN-mu tetap bersih, tidak terlipat, basah, sobek, rusak, dan jangan juga mencorat-coret lembar jawabanmu. Lembar jawaban yang kotor atau rusak akan menyulitkan komputer dalam proses pemindaian. Yang rugi kamu juga, kan?

- Sebelum mengumpulkan lembar jawaban ke pengawas, pastikan kamu sudah menjawab semua soal ujian. Yang lebih penting, pastikan juga data dirimu seperti nama, nomor ujian, kode sekolah, dan kode soal telah benar. 

- Terakhir, pastikan lembar jawabanmu telah diterima pengawas sebelum kamu meninggalkan ruang ujian. 

Nah, sudah siap kan? Semangat!(rfa)

Kamis, 14 April 2011

tips-tips Persiapan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), Ujian Nasional (UN), dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

Untuk adik kelas saya, pesan saya belajar dan konsentrasi lah pada pelajaran di kelas. Saya termasuk orang yang menyesal karena tidak serius berpikir dan konsentrasi saat guru mengajar. Akibatnya saat kelas XII ini saya harus meninggalkan kegiatan blogging dan aktivitas lainnya untuk mengejar apa yang tidak saya mengerti itu dulu. Untuk para senior, tungulah kita. Kita pasti akan lebih baik dari para senior dan menciptakan rekor membanggakan.
Setelah beberapa hari ini saya terus mencari tips-tips Persiapan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), Ujian Nasional (UN), dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dulu SPMB. Saya akan mengshare cara jitu agar lulus SNMPTN, UNMPTN, dan UN. Meskipun saya sendiri belum membuktikannya.
  1. Persiapkan Mental. Maksudnya kita harus yakin dan optimis 100% bahwa kita bisa, kita mampu.  Karena setelah saya mencari kesana kemari, jika kita sudah mengatakan “tidak bisa”, “susah” atau sejenisnya maka secara tidak sadar kita telah berkomunikasi dengan otak kita. Kita telah memerintahkan otak untuk tidak mengerti atau menuruti kehendak negatif kita.
  2. Ikhtiar dan Maju. Maksudnya kita harus berusaha dan terus berusaha, tidak terhenti di titik keritis seperti hadirnya sang “malas”. Kita tidak boleh menunda untuk belajar atau menunda untuk mengerti karena menunda sama artinya dengan “gagal”, dan ikhtiar di sini maksudnya adalah kita mencari sebisa mungkin berita-berita seputar tes tersebut. Lalu setelah mendapatkan informasi kita tidak boleh menunda untuk memulai belajar (start actions).
  3. Olahraga dan Makan. “huh, apa maksudnya?” mungkin yang satu sering saya jumpai bagi diri saya maupun teman-teman saya. Tanpa adanya kesehatan atau tubuh yang fit bagaimanapun juga kita pasti tidak akan bisa belajar dengan penuh konsentrasi dan efesiensi tinggi. Karena dengan olahraga dan makan yang teratur kita bisa hidup sehat dan belajar dengan maksimum.
  4. Tinggalkan  Hal-hal yang Tidak Perlu. Maksudnya kita harus mulai menambah porsi belajar kita dengan mengurangi hal-hal yang tdak perlu seperti menontin TV, Game, bahkan Pacaran.
  5. Orang Tua dan Kerabat. Jika kita ingin benar-benar lulus, dekatilah orang tua kita mintalah kepada mereka restu dan doa dalam menghadapi tes-tes yang akan kita hadapi, karena doa orang tua terhadap anak itu benar2 ajaib, canggih, dan super. Untuk kerabat, sudah saatnya kita mendekati “mereka” yang sudah rajin, karena jelek-jeleknya kita akan tertular kebiasaan positif mereka.
  6. Sikap. Ya! yang dimaksud sikap di sini adalah sikap kita, apakah kita serius atau tidak? yang terpenting dari semua tips ini kita melakukan semuanya secara berkala dan konsisten. Dengan cara seperti ini, kita sudah melangkah membangun mental juara kita.
  7. Doa dan Tuhan. Sekeras apapun usaha kita jika tuhan tidak menghendaki, kita tidak akan pernah bisa. Jadi mulai saat ini marilah kita pebanyak doa dan ibadah kepada Tuhan kita, memohon agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Memohon agar kita senantiasa diberi kesehatan.


Senin, 03 Januari 2011

Obat Alami Atasi Sakit Kepala

 Sakit kepala bisa datang kapan saja dan beragam pula penyebabnya. Obat sakit kepala yang paling banyak digunakan adalah aspirin dan ibuprofen. Bagi yang lebih suka menggunakan obat alami, bisa mencoba kiat-kiat ini untuk mengatasi sakit kepala.


* Tambahkan jus lemon ke dalam segelas air putih atau teh untuk meredakan sakit kepala. Aromaterapi dari kulit jeruk yang dilumatkan kemudian ditempelkan di dahi atau pelipis juga bisa mengatasi sakit kepala.

* Teh mint atau air peppermint cukup untuk membantu mengatasi sakit kepala.
* Minum air. Terkadang sakit kepala datang sebagai gejala dehidrasi. Minum banyak air putih untuk mencukupi kebutuhan tubuh, bisa  meredakan sakit kepala ini. Pilih air biasa atau hangat saja karena air es malah bisa menambah sakit kepala.

* Sakit kepala bisa dipicu oleh kurangnya vitamin maupun alergi makanan tertentu. Pola makan yang baik dan mengenali makanan apa saja yang membuat Anda sakit kepala dapat menghindarkan diri dari gangguan tersebut.

* Melakukan pernapasan dalam dan menghirup udara segar dapat meredakan sakit kepala.

* Kurang tidur bisa juga menyebabkan sakit kepala. Apalagi jika seharian Anda bekerja yang membuat mata tegang, mudah memicu sakit kepala. Jadi cobalah istirahat sejenak.

* Bagi Anda yang gemar minum kopi, teh, atau soda, bisa mengalami sakit kepala akibat kandungan kafein di dalamnya. Boleh saja tetap mengonsumsi minuman kegemaran itu, tetapi pilihlah yang jenis decaf.

* Sakit kepala mudah terjadi akibat ketegangan atau stres. Jika ini yang Anda alami, biarkan tubuh rileks. Bisa dengan melakukan pemijatan di tengkuk, bahu, pelipis, atau tangan.
Sumber click here

Kebiasaan Mudah Hindarkan Penyakit

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar dan Kementerian Kesehatan Indonesia, mayoritas penyakit anak-anak usia dini yakni 1-4 tahun adalah infeksi pernapasan (34 persen) dan diare (16 persen).

Data itu menunjukkan betapa rendah kesadaran masyarakat untuk menjalankan perilaku sederhana yang berdampak luar biasa yakni mencuci tangan dengan sabun.
Untuk itu, Dettol merayakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh pada setiap 15 Oktober. Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia didirikan USAID, Bank Dunia, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, serta beberapa organisasi dunia lainnya. Hari tersebut menjadi agenda penting masyarakat dunia sejak 2008.
Dettol berkerja sama dengan Carrefour merayakan hari tersebut, Kamis (15/10/2010) di Carrefour MT Haryono, Jakarta Selatan dengan mengundang anak-anak sekolah dasar. Perayaan hari tersebut juga didukung Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, dan Global Hand Washing Day Board.
"Kami berharap kegiatan edukasi tersebut dapat menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan serta menerapkan perilaku cuci tangan dengan sabun dari sekarang," kata Presiden Direktur Reckitt Benkiser Indonesia Ratanjit Das.
Sonia Wibisono, dokter yang juga model dan presenter mengatakan, setiap kali cuci tangan, biasakan selalu dengan sabun agar kuman dan bakteri yang menempel di tangan hilang. Kebiasaan itu adalah kebiasaan yang mudah tetapi dapat menghindarkan diri dari penyakit yang disebabkan bakteri dan kuman.
"Jangan asal prek-prek, cuci tangan selama 15-30 detik, termasuk membersihkan sela-sela jari dan kuku dengan sabun di bawah air mengalir," kata Sonia.
Selain di Carrefour MT Haryono, peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia juga dilaksanakan di sejumlah tempat. Antara lain di SDN 01 Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Sumber click here

Usai Menyentuh Ikan, Cuci Tangan dengan Sabun

Kebiasaan mencuci tangan tentu saja positif sebagai pencegahan dari infeksi karena terpapar kuman atau bakteri. Namun tindakan preventif ini tak perlu dilakukan berlebihan. Misalnya dengan harus selalu mencuci tangan menggunakan sabun antimikroba.

Komite Penasehat FDA (Food and Drugs Association) di Amerika menyatakan, tidak ada bukti kuat yang menegaskan sabun mengandung antimikroba bekerja lebih baik daripada sabun biasa. 

Justru sabun antimikroba bisa berbahaya. Kandungan zat kimianya bisa mencemarkan air minum di rumah Anda. Sabun yang diasumsikan ampuh membunuh kuman ini ternyata juga mampu melemahkan antibiotik atas bakteri, bahkan membentuk karsinogen atau zat penyebab kanker. Sebaliknya, sabun biasa aman untuk membersihkan tangan Anda dari kuman atau bakteri.

Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah mengolah makanan di dapur. Maklum saja, aktivitas Anda di dapur juga turut mempengaruhi penyebaran kuman. Setelah Anda memegang bahan makanan mentah sepulang belanja, segera cuci tangan Anda. Ada banyak bahan makanan yang memungkinkan menempelnya kuman atau bakteri, seperti telur, daging, ikan, kulit telur, dan unggas. 
Sumber click here

Cuci Tangan Pembunuh Kuman Nomor Satu

Sering sakit perut, batuk, pilek, diare, bahkan pernah terkapar akibat tifoid? Coba cek, jangan-jangan Anda termasuk orang yang malas mencuci tangan dengan sabun.

Suka atau tidak, kuman penyebab penyakit ada di sekitar kita. Tanpa sadar, kuman-kuman itu berpindah dari benda-benda yang kita sentuh ke tangan. Kemudian, kuman-kuman itu masuk ke dalam tubuh ketika tangan yang terkontaminasi itu memegang makanan atau menyentuh mulut.

Penularan mikro organisme di lingkungan melalui tangan dapat terjadi dengan berbagai cara. Percikan dari udara serta kontak tangan dengan orang lain juga menyebabkan terjadinya pertukaran kuman atau virus.
Kuman penyakit dapat bertahan di tangan selama beberapa menit setelah kontaminasi terjadi
Badan kesehatan dunia (WHO) menyatakan bahwa kedua tangan kita merupakan jalur utama masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh. Itu sebabnya, selain menjalankan gaya hidup sehat, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun akan mengurangi dan mencegah timbulnya penyakit.

"Kebiasaan cuci tangan mampu mengurangi konsentrasi kuman maupun virus pada telapak tangan," kata Profesor Umar Fahmi Ahmadi, staf pengajar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam sebuah kesempatan.

Ia menjelaskan, kuman yang ada di tangan manusia terdiri dari dua jenis, yakni kuman yang memang hidup di situ (transenden), serta kuman yang diperoleh dari lingkungan (transien). Kuman penyakit dapat bertahan di tangan selama beberapa menit setelah kontaminasi terjadi. "Bila tangan dibasuh dengan air dan sabun, maka kuman yang tersisa hanya yang sifatnya tidak menimbulkan penyakit," katanya.

Penelitian menunjukkan mencuci tangan dengan sabun bisa mencegah penyakit yang menyebabkan kematian jutaan anak setiap tahunnya, yakni diare dan infeksi saluran pernapasan akut. Dua penyakit ini dilaporkan membunuh 4 juta anak setiap tahun di negara-negara berkembang.

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menyebutkan diare masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Angka morbiditas diare di Indonesia mencapai 423 per 1.000 penduduk. Di lain pihak Profil Kesehatan Indonesia 2008 menunjukkan prevalensi tifoid di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu 1,6 persen atau sektiar 600 ribu - 1,5 juta kasus setiap tahunnya dan menempati urutan 15 dari penyakit yang menyebabkan kematian di Indonesia.

Pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang bermula dari faktor kebersihan tangan ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memperbaiki perilaku sehari-hari. Dengan memeliharan kebiasaan mencuci dan membersihkan tangan, kita dapat menghindari tertular kuman penyakit dari luar, sekaligus mencegah penularan dari diri kita kepada orang lain.
Cegah 10 penyakit
Cuci tangan telah terbukti mampu mencegah lebih dari 10 jenis penyakit fecal-oral (lewat tangan ke mulut), seperti kolera, tifus, infeksi saluran pernapasan, flu burung, cacingan, influenza, dan masih banyak lagi. Bila kegiatan mencuci tangan dengan sabun ini dibiasakan, kematian 1 juta anak bisa dicegah. Negara juga bisa menghemat Rp 33 miliar setiap tahun bila cuci tangan masyarakat dibiasakan.

Mencuci tangan dengan sabun sebenarnya termasuk dalam salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang dicanangkan Kementrian Kesehatan sejak beberapa tahun silam. Namun, hingga saat ini tampaknya belum banyak masyarakat yang mempraktikkannya secara tepat dan benar.

Faktanya, masyarakat hanya mencuci tangan jika tangannya terlihat kotor. Mereka juga lebih suka mencuci tangan hanya dengan air. Sabun dipakai jika tangan berbau tidak enak, itu pun masih diakali dengan materi lain yang aromanya bisa menggantikan bau di tangan.

"Dalam jari-jari tangan yang terlihat bersih, sebenarnya terdapat ratusan telur cacing, kuman dan virus di area permukaan kulit tangan dan di sela-sela kuku," kata dr.Handrawan Nadesul, penulis beberapa buku kesehatan ini.

Selain air yang mengalir dan sabun, menurut Handrawan diperlukan pula sistematika dalam mencuci tangan agar tak ada bagian yang bebas kuman. Sejumlah bukti ilmiah juga membenarkan hanya cuci tangan yang benar yang mampu membatalkan penularan penyakit.

"Bersihkan seluruh bagian pergelangan tangan, punggung tangan serta di sela jari dan kuku dengan sabun selama 20 detik. Lalu basuh dengan air kemudian keringkan dengan tisu atau alat pengering lain yang bersih," paparnya.

Selain teknik mencuci tangan, menurut Handarawan yang tak kalah penting adalah waktu-waktu kritis mencuci tangan, yakni sebelum makan, sesudah ke toilet atau menceboki anak, serta sebelum menyentuh makanan. Praktik ini mampu menurunkan hampir separuh kasus diare dan seperempat ISPA.

Itu sebabnya pemerintah bersama dengan swasta berupaya menyebarkan kebiasaan sehat ini pada seluruh keluarga di Indonesia. Kemitraan untuk mensukseskan agenda tersebut setiap tahunnya diperingati dalam acara Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober.

Lebih dari itu, semakin luas dan tumbuhnya budaya PHBS ini di masyarakat diharapkan akan turut mendukung upaya mewujudkan Indonesia lebih sehat yang bermuara pada pencapaian MDG's keempat, yaitu mengurangi angka kematian anak. 
Sumber click here 

5 Kebiasaan Sehat, Jauhi Flu

Musim hujan telah tiba. Suhu udara yang bertambah lembab membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit. Maka dari itu, kita mesti berusaha lebih keras untuk menjaga daya tahan tubuh agar selalu kuat. Apakah tindakan sehat yang selama ini telah dilakukan sudah cukup untuk melindungi tubuh dari incaran penyakit? Simak jawaban yang diutarakan para ahli berikut ini:

1. Cuci tangan dengan sabun. Kata ahli: Cucilah tangan seperlunya. Misalnya, saat habis menggunakan toilet, sebelum makan, sesudah menjenguk teman yang sedang sakit, atau setelah memegang benda yang kotor. Yang tak boleh dilupakan juga, cucilah tangan setiap kita sampai di rumah seusai bepergian.

Kata ahli: Cuci tangan dengan sabun minimal selama 20 detik. "Yang juga perlu diperhatikan adalah membiasakan diri untuk mengelap tangan sekering mungkin setelah dicuci agar kuman dan bakteri tidak menempel," ujar Harley Rotbart, MD, ahli mikrobiologi dari University of Colorado, sekaligus pengarang buku Germ Proof Your Kids. Saat di toilet umum, sebaiknya keringkan tangan dengan tisu ketimbang hand-dryer.
2. Hindari kedinginan jika tidak perlu seperti mandi saat udara sedang dingin, main hujan-hujanan, dan lain-lain. Intinya tetap jaga suhu tubuh normalagar jangan sampai kedinginan / menggigil. Jaga kelembaban udara di sekitar kita dengan alat khusus serta jika tenggorokan berasa kering coba makan zinc lozenges atau minum madu.
3. Makan makanan serta minum minuman yang bergizi dan juga yang baik untuk perlindungan tubuh / badan kita seperti madu, jeruk, jahe, bawang putih, bawang merah, nanas, cabe, wortel, sayur-sayuran, susu yogurt, yang mengandung vitamin e (biji-bijian, padi-padian, kacang-kacangan, dsb), yang mengandung zinc (ikan sarden, labu, gandum, dsb), minum banyak air putih, dan banyak lagi lainnya.
4. Gunakan masker yang melindungi sistem pernapasan (mulut dan hidung) kita jika wabah flu sedang melanda lingkungan kita. Jika pasangan kita sedang flu sebaiknya menjaga jarak dan tidak banyak melakukan kontak fisik dengan pasangan selama masih memperlihatkan gejala-gejala flu.
5. Bergaya hidup yang sehat seperti rutin olahraga, tidak merokok, hindari terlalu capek bekerja, menghindar dari alkohol, istirahat yang cukup, hindari stress, tidak mengkonsumsi narkoba, menjaga kebersihan lingkungan, rajin mandi yang bersih, dan lain sebagainya.

Minggu, 02 Januari 2011

5 Cara Kembalikan Semangat Anda

Tumpukan pekerjaan sering membuat pikiran lelah. Berikut 5 jurus mengembalikan semangat.
Akhir pekan memang saatnya untuk beristirahat. Tetapi, ketika tumpukan pekerjaan harus segera Anda selesaikan mau tidak mau Anda harus menyelesaikannya. Hal itu pasti membuat tubuh dan pikiran Anda terasa sangat lelah. 

Jika demikian Anda harus segera beristirahat sejenak. Tetapi, jika setelah beristirahat tubuh masih terasa kelelahan berarti Anda membutuhkan suntikan semangat. Segera kembalikan semangat Anda, karena hal itu sangat dibutuhkan agar Anda bisa kembali menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. 

1. Nikmati Sinar Matahari Pagi
Ketika semangat Anda mulai menurun cobalah untuk menikmati sinar matahari pagi. Menurut Scott Campbell, PhD, direktur dari Human Chronobiology Laboratory di New York, dengan melihat sinar matahari otak Anda akan mendapat asupan gelombang energi. Gelombang tersebut akan membuat Anda lebih bersemangat. Ia juga sangat menganjurkan untuk berjalan kaki di pagi hari sekitar 15 hingga 30 menit. Agar tubuh lebih sehat dan bersemangat.

2. Konsumsi Protein
Menurut Debra Hollon, seorang ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Boston, Amerika Serikat, konsumsi protein dapat meningkatkan energi pada tubuh dan mental Anda. Protein mengandung asam amino yang dapat meningkatkan produksi zat kimia pada otak yaitu dopamin. Zat tersebut bisa membuat Anda lebih santai sehingga dapat beristirahat dengan tenang. Dengan beristirahat, semangat Anda akan kembali seperti semula. Untuk sarapan konsumsilah telur atau sereal kaya protein. 

3. Lebih Sering Menghirup Oksigen
Dengan sering menghirup oksigen Anda akan selalu mendapatkan asupan energi baru. Perpindahan oksigen melalui peredaran darah membuat sel-sel dalam tubuh menjadi lebih kuat. Cobalah untuk selalu menghirup oksigen dan keluarkan secara perlahan. Bayangkan saja beban pekerjaan Anda keluar bersama nafas Anda. Hal itu dapat menenangkan dan mengembalikan semangat Anda. 

4. Hindari Benda Elekronik
Untuk beberapa menit matikan laptop dan telepon genggam Anda. Biarkan tubuh dan pikiran Anda beristirahat. Saat telepon berdering atau Anda membaca e-mail terkait dengan pekerjaan, hormon adrenalin akan meningkat dan membuat Anda semakin merasa lelah. Bahkan menurut penelitian terbaru deringan telepon genggam dapat memicu stres pada wanita. Untuk itu sisihkan waktu sejenak untuk beristirahan dengan mematikan sementara laptop dan telepon genggam Anda. 

5. Bersih-bersih Sebelum Tidur
Sebelum tidur sebaiknya bersihkan tubuh dan tempat tidur Anda. Dalam keadaan bersih, tidur Anda menjadi lebih lelap dan berkualitas. Saat tidur ciptakanlah suasana yang nyaman. Anda juga bisa membakar aroma terapi yang menimbulkan suasana santai di kamar tidur dan membuat Anda terlelap tidur. Dengan begitu, saat bangun keesokan harinya Anda merasa segar dan lebih bersemangat.

5 Keuntungan Menjomblo

STATUS single alias jomblo kerap dilekatkan dengan rasa kesepian dan desakan segera menikah dari orang-orang sekitar. Kalau Anda belum juga menemukan kekasih hati, ambil saja keuntungan dengan menjomblo. Berpikirlah positif.

“Aku baik-baik saja
menikmati hidup yang aku punya
hidupku sangat sempurna
I'm single and very happy

Sepenggal lirik milik Oppie Andaresta dalam lagu ‘Single Happy’ terdengar cukup menggelitik. Pandangan positif soal hidup—termasuk status—tentu memberikan dampak positif pada diri.

Tidak semestinya status single disikapi dengan wajah muram dan kesedihan. Tak peduli bagaimana penampilan, pekerjaan, ataupun status Anda, setiap orang berhak bahagia!

Agar Anda tetap berpikir positif saat belum punya kekasih, simak ulasan soal keuntungan menjadi single.Berikut, seperti dibocorkan Askmen.

1. Tidak perlu menanggapi sifat moody dan omelan seseorang.
Memiliki seorang kekasih artinya juga harus siap berkomitmen. Jika kita melakukan yang dia tidak suka kita akan sering mendapat omelan atau ceramah dari si dia. Jadi saat Anda  single nikmati lah kehidupan Anda.
2.  Lebih fokus dalam mengejar karier.
Inilah saat yang tepat untuk Anda untuk focus terhadap pekerjaan Anda. tanpa harus mengurangi konsentrasi Anda pada hal atau sesuatu yang lain.
3.  Punya lebih banyak waktu untuk aktivitas yang Anda sukai.
Saat Anda single Anda bebas melakukan hal yang tidak dapat Anda lakukan saat masih bersamanya.
4. Tidak perlu berdamai dengan kebiasaan seseorang.
Kadang kekasih Anda yang Anda cintai memiliki sifat atau í•  yang tidak Anda sukai maka Anda harus berkompromi atau membiarkan í•  tersebut tanpa harus berkomentar. Tapi sekarang Anda bebas mengomentari sifat buruk orang lain atau teman Anda.

5. Punya banyak kesempatan menemukan tambatan hati yang lebih baik.
Mungkin dia bukan lah yang terbaik untuk Anda, jadi inilah saatnya untuk mencari orang yang tepat untuk menjadi pendamping hidup Anda kelak.

5 Kebiasaan Perusak Hubungan

Anda pasti mencintai kekasih sebagaimana kekasih Anda mencintai Anda. Tapi ada begitu banyak hal yang memberikan pengaruh buruk akan kelangsungan hubungan Anda.

Beberapa di antaranya adalah kebiasaan-kebiasaan kecil, yang justru mampu membuat kerusakan besar terhadap hubungan yang telah terjalin.

Mengkritik keluarganya

Sebenci apapun Anda terhadap salah satu anggota keluarga pasangan, simpan kebencian itu untuk diri sendiri. Memberitahukannya hanya akan membuat jarak besar dalam hubungan Anda. Tidak seorang pun yang ingin mendengar keluarga sedarahnya dijelek-jelekkan.

Bertengkar di depan umum

Beradu argumen itu normal, terutama saat hubungan tersebut berlangsung cukup lama. Tapi, hindari pertengkaran yang tak terkontrol di hadapan banyak orang, selain membuat malu, masalahnya pun tidak akan terselesaikan.

Tidak menjaga penampilan

Bertambah gemuk tidak hanya kurang sehat bagi diri sendiri dan kurang menarik, tapi itu berarti Anda kurang peduli terhadap penampilan. Hal ini dapat mengirimkan pesan yang salah ke pasangan: jika Anda tidak peduli terhadap diri sendiri, maka dia berasumsi Anda berhenti peduli terhadap dia juga.

Mengubah/mengatur-atur pasangan

Banyak wanita yang merasa melakukan tugas yang baik, saat dapat mengubah pasangan seperti yang mereka inginkan. Tapi hal ini akan menambah masalah pada hubungan Anda. Mungkin dia akan mengikuti 1-2 keinginan Anda, tapi tidak seorang pun yang dapat dirubah seratus persen.

Membohonginya

Untuk alasan apapun, hindari membohongi pasangan. Pasalnya berbohong tidak akan pernah baik untuk hubungan Anda dan pasangan ke depannya.


Jumat, 17 Desember 2010

Ujian Nasional UN SMP dan SMA Dilaksanakan Mei 2011

Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011.

Pada tahun ini UN ulangan ditidakan. Adapun ujian sekolah diadakan sebelum pelaksanaan UN.

Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. Adapun UN susulan bagi mereka yang belum mengikuti UN utama dilaksanakan satu minggu kemudian. Pada tahun ini UN ulangan ditidakan. Adapun ujian sekolah diadakan sebelum pelaksanaan UN.

Demikian perubahan yang terungkap dalam sosialisasi kebijakan UN Tahun Pelajaran 2010/2011 yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) di Jakarta, Kamis (17/12).

Kegiatan tersebut selain untuk mensosialisasikan juga meminta masukan soal perubahan UN dari dinas pendidikan kota/kabupaten dan perguruan tinggi.Pemerintah memnag telah memgang formula baru. Namun, sebelum ditetapkan secara resmi, pemerintah dan BSNP meminta masukan dari daerah apakah perubahan dalam pelaksanaan UN 2011 bisa diterima dengan baik.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan dengan adanya formula baru yang mengevaluasi siswa secara komprhensif selama tiga tahun belajar, polemik UN yang muncul tiap tahun diharapkan bisa berhenti. "Kita nantinya mesti lebih fokus pada apa yang perlu dikerjakan atau diperbaiki dari hasil UN," ujar Nuh.
Ketua BSNP Djemari Mardapi mengatakan penilaian kelulusan antara UN dan hasil belajar di sekolah tidak lagi saling memveto, namun bisa saling membantu. Untuk itu, penilaian UN digabung dengan nilai dari sekolah.

Kelulusan siswa dari sekolah dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.
Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN. Nuh mengatakan bobot UN mesti lebih besar dari nilai sekolah untuk mengontrol hasil kelulusan. Pasalnya, dari data-data yang ada masih banyak sekolah yang me-mark up nilai siswa.
Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3.

Adapun kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas Mansyur Ramli mengatakan penilaian kelulusan siswa tidak lagi hasil potret evaluasi sesaat. Penilaian dilakukan selama proses belajar siswa di sekolah. 

Ujian Nasional Rumus Kelulusan Tetap Berat Sebelah

 Jika pemerintah menawarkan sistem kelulusan dengan pembagian hasil ujian nasional (UN) 60 % ditambah ujian akhir sekolah (UAS) 40 % dinilai belum signifikan untuk melakukan perubahan terhadap sistem kelulusan. Hal itu dikarenakan UN dan UAS masih dilakukan pada tahap akhir pembelajaran sehingga pada akhirnya UN akan tetap menjadi penentu kelulusan.

Karena bobotnya 60 persen untuk UN maka UN akan memveto nilai UAS yang juga dilakukan pada akhir pembelajaran.
-- Suparman

"Karena bobotnya 60 persen untuk UN maka UN akan memveto nilai UAS yang juga dilakukan pada akhir pembelajaran. Sistem ini tetap tidak memberikan rasa keadilan pada peserta didik," ujar Ketua Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Suparman kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (13/12/2010).

Suparman mengatakan, jika pemerintah ingin tetap mempertahankan UN, maka untuk menentukan kelulusan peserta didik tidak hanya digabungkan dengan nilai akhir UAS tetapi digabung dengan nilai semester 3, 4, 5 dan 6/UAS lalu ditambahkan dengan UN. Dengan cara itu, hasil rata-rata setelah dibagi 5 menjadi sama dengan 5 atau 5,5 atau 6,00.

Menurut Suparman rumus penghitungan tersebut sederhana, yaitu nilai semeter 3+4+5+6/UAS + UN = 5 atau 5,5 atau 6,0. Cara itu cukup adil karena telah mengikut sertakan nilai semester 3 sampai 6.

"Artinya, penilaian proses belajar anak didik sudah berjalan cukup adil," kata Suparman.
Diberitakan sebelumnya, kelanjutan pelaksanaan UN 2011 akan ditentukan Senin (13/12/2010) siang ini dalam rapat kerja dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh. Rapat lanjutan ini dipastikan bisa memberikan keputusan masa sidang DPR berakhir pada 18 Desember mendatang.

Ujian Nasional Nilai UN Bukan Satu-satunya

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat untuk tidak menjadikan nilai Ujian Nasional (UN) sebagai syarat satu-satunya kelulusan atau memveto kelulusan.
Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh menyampaikan, lulus tidaknya seorang siswa ditentukan berdasarkan nilai akhir yang diperoleh dari rata-rata nilai rapor, nilai ujian sekolah, dan nilai ujian nasional.

"Ada komponen UN yang selama ini hanya UN saja. Itu nanti dikombinasikan nilai rapor semester 1, 2, 3, 4 plus ujian sekolah jadi nilai sekolah," ujar M Nuh usai rapat dengar pendapat di gedung DPR, Jakarta, Senin (13/12/2010).

Dengan demikian, akan terdapat dua komponen nilai, yakni nilai sekolah yang terdiri dari nilai rapor dan nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS) serta nilai Ujian Nasional. Bobot nilai rapor dan nilai UAS, kata M. Nuh, ditentukan sekolah masing-masing. Sementara bobot nilai UN, lanjut Nuh, akan ditentukan pemerintah.
Pada akhirnya, nilai sekolah dan nilai UN tersebut akan dijumlahkan dan ditarik rata-ratanya dengan bobot yang ditentukan pemerintah. "Hasil akhirnya nanti nilai sekolah tadi dengan bobot yang akan ditentutkan pemerintah ditambah nilai UN dengan bobot ditetapkan pemerintah, menjadi nilai ujian nasionalnya itu, kelulusan siswanya," papar Nuh.

Mengenai perbandingan bobot UN dan nilai sekolah yang akan ditetapkan pemerintah, Nuh belum dapat memberi kepastiannya. "Bobot, nanti dibahas," tambahnya.
Pemerintah juga akan membahas kembali berapa jumlah standar kelulusan nasional. "Standar minimalnya nenti akan ditentukan pemerintah," pungkas Nuh.

Ujian Nasional Mendewakan UN dan Maraknya Kecurangan

Selain ditentang karena dijadikan bobot terbesar penentu kelulusan peserta didik, rencana pemerintah menjadikan ujian nasional (UN) sebagai acuan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga dinilai tidak tepat. Wacana yang datang dari Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh. untuk mengupayakan pelaksanaan UN dan menjadikannya sebagai acuan masuk PTN sampai saat ini masih menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Selama ini maraknya kecurangan UN disebabkan pendewaaan UN yang menjadi penentu kelulusan.
-- Slamet NA Effendy

Demikian hal itu disampaikan oleh Slamet Nur Achmad Effendy (Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah) di Kantor PP Muhammadiyah, Selasa (14/12/2010). Slamet menambahkan, tidak tepat kebijakan UN dijadikan alat ukur yang menentukan kelanjutan peserta didik ke PTN karena tujuan pelaksanaan antara UN dan Ujian masuk PTN berbeda.
Tes UN, kata Slamet, merupakan tes untuk mengukur tingkat keberhasilan pembelajaran dan lebih ditujukan untuk mengukur derajat pencapaian siswa dalam menyerap ilmu di sekolah.

"Sedangkan tes masuk perguruan tinggi merupakan predictive test yang mengukur kemampuan calon menjalani proses pendidikannya kelak," ujar Slamet.

Tes masuk PTN, kata dia, menyangkut minat dan bakat peserta untuk mengikuti program studi di perguruan tinggi yang sesuai. Sementara menurutnya, UN tidak menunjukkan potensi seorang siswa secara menyeluruh, apalagi jika penyelenggaraannya banyak ketidakjujuran, maka akan semakin jauh dari pemetaan potensi seorang siswa.

"Melihat fakta di lapangan pelaksanaan UN selama ini bukan lagi menjadi rahasia umum bahwa terdapat banyak kekurangan di hampir seluruh daerah. Selama ini maraknya kecurangan UN disebabkan pendewaaan UN yang menjadi penentu kelulusan," tegas Slamet.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi X DPR RI dalam rapat kerja dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (13/12/2010), menyepakati, dalam formula baru kelulusan siswa dari satuan pendidikan harus mengakomodasi nilai rapor, ujian sekolah, dan ujian nasional (UN). Bahkan, mata pelajaran lain yang tidak masuk UN juga diminta untuk dipakai sebagai pertimbangan kelulusan.

Ketua Panitia Kerja UN Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan, pada kelulusan siswa mulai tahun 2011 jangan lagi dengan penilaian yang saling menjatuhkan. Kegagalan siswa lulus dari sekolah selama ini banyak didominasi hasil UN yang tidak mencapai nilai minimal.
Sementara itu, meski bersedia menerima masukan Komisi X DPR, Mendiknas Mohammad Nuh masih tetap ingin supaya dalam penghitungan nilai akhir siswa yang menjadi acuan standar kelulusan tetap memberi bobot yang lebih besar pada hasil UN. Nuh beralasan, nilai UN perlu untuk mengontrol nilai sekolah.

Ujian Nasional Cara Kelulusan Siswa Diubah

Penilaian kelulusan siswa SMP dan SMA sederajat pada pelaksanaan Ujian Nasional 2011 akan diubah. Standar kelulusan siswa dihitung dengan formula baru yang tidak saling memveto, tetapi dengan mengakomodasi hasil belajar siswa selama di sekolah.

Kita berutang kepada masyarakat soal standar mutu pendidikan yang belum sama.
-- Rully Chairul Azwar

Komisi X DPR dalam rapat kerja dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (13/12/2010), menyepakati, dalam formula baru kelulusan siswa dari satuan pendidikan harus mengakomodasi nilai rapor, ujian sekolah, dan ujian nasional (UN). Bahkan, mata pelajaran lain yang tidak masuk UN juga diminta untuk dipakai sebagai pertimbangan kelulusan.
Ketua Panitia Kerja UN Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan, pada kelulusan siswa mulai tahun 2011 jangan lagi dengan penilaian yang saling menjatuhkan. Kegagalan siswa lulus dari sekolah selama ini banyak didominasi hasil UN yang tidak mencapai nilai minimal.
”Kita berutang kepada masyarakat soal standar mutu pendidikan yang belum sama. Jadi, tidak bisa ujian kelulusan dengan standar sama. Formula baru standar kelulusan siswa mesti adil untuk siswa dengan mengakomodasi hasil belajar selama sekolah dan mempertimbangkan nilai lainnya,” kata Rully.

Pemerintah sepakat
Nuh mengatakan, pemerintah sepakat dengan masukan DPR untuk mengakomodasi semua proses belajar siswa selama di sekolah. Meski bersedia menerima masukan Komisi X DPR, pemerintah masih tetap ingin supaya dalam penghitungan nilai akhir siswa yang menjadi acuan standar kelulusan tetap memberi bobot yang lebih besar pada hasil UN. Nuh beralasan, nilai UN perlu untuk mengontrol nilai sekolah.

Dari kajian Kemendiknas, sekolah yang terakreditasi C cenderung lebih mudah atau royal memberi nilai tinggi kepada siswa. Dengan demikian, nilai dari sekolah untuk semua siswa hampir sama, dianggap belum mampu membedakan mana siswa yang berprestasi baik dan biasa- biasa saja atau di bawah rata-rata.

Nuh mengatakan, nilai akhir yang merupakan gabungan dari nilai sekolah dan nilai UN tetap harus memenuhi syarat nilai minimal. Pemerintah berencana mematok nilai minimal 5,5. Dengan adanya formula baru kelulusan siswa, berkembang wacana tidak ada lagi UN ulangan.
Dedy S Gumelar dari Fraksi PDI-P mengatakan, penilaian kelulusan nanti sudah mengakomodasi penilaian dari guru dan sekolah serta tidak saling menjatuhkan sehingga tidak perlu UN ulangan. Nuh mengatakan, ada atau tidaknya UN ulangan, akan dibahas kembali.

Pages

Pengikut

school magazine

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India